Beasiswa Bidik Misi (Beasiswa Pendidikan bagi calon
mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu) merupakan salah satu
beasiswa yang dikelola langsung oleh dinas pendidikan tinggi (Dikti)
Kementerian Pendidikan Indonesia (Kemendiknas). Program beasiswa bidik
misi telah diadakan sejak tahun 2010 dimana pada tahun tersebut
dialokasikan untuk 20.000 calon mahasiswa Indonesia dan kini, pada tahun
2013 direncanakan beasiswa bidik misi akan diberikan kepada 30.000 calon mahasiswa di Indonesia. 
Beasiswa bidik misi diberikan kepada penerima sejak
pertama kali ia (penerima) masuk di perguruan tinggi lulus dengan
catatan ia (penerima) memenuhi seluruh persyaratan dan ketentuan yang
diberikan. Beasiswa yang diberikan terdiri dari bantuan biaya pendidikan
(Uang pangkal dan SPP per semester) dan bantuan biaya hidup. Di
Universitas Indonesia, bantuan biaya pendidikan berupa penghapusan biaya SPP per-semester
(uang pangkal pada tahun 2013 memang sudah dhapuskan sehingga baik
penerima bidik misi ataupun bukan, tidak membayar uang pangkal) dan
Bantuan biaya hidup yang diberikan sebesar Rp.600.000/bulan atau Rp.3.600.000/semester. Di samping itu, para penerima beasiswa bidik misi akan mendapatkan berbagai pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan softskill para penerima seperti pelatihan komunikasi, penulisan karya tulis ilmiah, perencanaan pasca kampus, dan lain-lain.
Tertarik dengan beasiswa bidik misi namun bingung bagaimana cara mendaftarnya?
Tidak perlu khawatir. Saat ini dinas pendidikan tinggi (dikti) telah
membuka portal informasi khusus beasiswa bidik. Para pelajar yang
tertarik dengan beasiswa bidik misi dapat mengunjungi http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id . secara singkat, beberpa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon penerima bidik misi adalah sebagai berikut :
-
Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2013;
-
Lulusan tahun 2012 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing PTN;
-
Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
-
Kurang mampu secara ekonomi sebagai berikut:
-
Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 setiap bulan;
-
Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp600.000,00 setiap bulannya; dan
-
Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
-
-
Pertimbangan khusus diberikan kepada pendaftar yang memenuhi persyaratan 1 s.d. 4, serta mempunyai prestasi ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler paling rendah peringkat ke-3 di tingkat kabupaten/kota atau prestasi non kompetitif lain yang tidak ada pemeringkatan (minimal ketua organisasi siswa sekolah/OSIS);
-
Potensi akademik dan prestasi yang dimaksud pada butir 5 dan 6 dinyatakan dengan rekomendasi Kepala Sekolah/Madrasah atau Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota pada laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id
selain ke-6 persyaratan diatas, tentunya para calon penerima bidik misi telah
dinyatakan lulus di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan diterima di
perguruan tinggi yang telah terintegrasi dengan program beasiswa bidik
misi. Universitas Indonesia (UI) sebagai salah satu universitas
terkemuka di Indonesia telah terintegrasi dengan beasiswa bidik misi
sejak tahun 2010 hingga saat ini dan seterusnya.
Para pendaftar beasiswa bidik misi akan melalui
berbagai proses seleksi di universitas yang dituju setelah dinyatakan
diterima di universitas tersebut. Di UI, para pendaftar beasiswa bidik
misi akan mengalami proses seleksi yang terdiri dari proses administrasi kelengkapan berkas dan wawancara.
Seleksi ini bertujuan agar penyaluran beasiswa bidik misi tepat
sasaran. Namun para pelajar tidak perlu takut dan menganggap seleksi
tersebut sebagai sesuatu yang berat. Para pendaftar beasiswa bidik misi
cukup memenuhi seluruh berkas yang diminta dan menjawab seluruh
pertanyaan yang diberikan secara benar dan jujur. Jika dinyatakan lolos,
para penerima bidik misi akan mengikuti mekanisme lebih lanjut dibawah
arahan Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia. Jika tidak, para
pendaftar bidik misi juga tidak perlu khawatir karena ia (para pendaftar
beasiswa bidik misi yang tidak lolos seleksi) masih dapat mengikuti
program BOP-B (Biaya Operasional Pendidikan-Berkeadilan). BOP-B
merupakan salah satu program semacam permohonan keringanan biaya SPP
per-semester yang akan dibayar selama kuliah di UI.
Bagi para pendaftar bidik misi di Universitas
Indonesia yang dinyatakan lolos, terdapat beberapa kewajiban yang harus
dilaksanakan selama melaksanakan kuliah di UI, seperti :
-
Indeks Prestasi (IP) > 3,00
-
Mengikuti seluruh program yang terkait dengan beasiswa bidik misi, dan
-
Mengikuti seluruh ketentuan yang diberikan oleh Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia atau pihak dari Universitas Indonesia yang bertanggung jawab terkait program beasiswa bidik misi di UI.
Jika masih memiliki pertanyaan terkait beasiswa bidik
misi, dapat menghubungi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia
(BEM UI) departemen Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa (Adkesma) di
08987515444 atau dapat pula mengunjungi gedung Pusat Pelayanan Mahasiswa
Terpadu (PPMT) bagian beasiswa, Kampus UI, Depok
Tidak ada komentar:
Posting Komentar